Pemulihan Pascagempa Buol Dipercepat, Pendataan Kerusakan Dipastikan Tepat Sasaran

Buol22 Dilihat

BUOL – Pemerintah Kabupaten Buol terus mempercepat penanganan pascagempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 melalui penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Komitmen tersebut ditandai dengan kunjungan kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sulteng, Ir. Asbudianto, S.T., M.Si., dan diterima Wakil Bupati Buol, Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., di Ruang Rapat Wakil Bupati Buol, Selasa (14/7/2026).

Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Tengah untuk meninjau langsung kondisi pascagempa, menyerahkan bantuan darurat bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat koordinasi percepatan penanganan bencana di Kabupaten Buol.

Dalam kesempatan itu, BPBD Provinsi Sulawesi Tengah menyerahkan bantuan darurat berupa 30 lembar selimut, 30 kasur, 15 tenda keluarga, dan satu unit tenda pengungsi kepada Pemerintah Kabupaten Buol untuk disalurkan kepada warga terdampak.

Wakil Bupati Buol menyampaikan apresiasi atas respons cepat Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam mendukung upaya penanganan pascagempa di daerahnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah provinsi menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana.

“Pemerintah Kabupaten Buol berkomitmen memastikan seluruh masyarakat terdampak memperoleh haknya. Karena itu, pendataan harus dilakukan secara akurat dan objektif agar tidak ada warga yang terlewat dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” ujar Moh. Nasir.

Dalam pertemuan tersebut juga disepakati percepatan pendataan dan verifikasi kerusakan rumah warga, mulai dari kategori rusak ringan, sedang, hingga berat. Data tersebut akan menjadi dasar pengusulan bantuan rehabilitasi dan rekonstruksi dari pemerintah.

BPBD Provinsi Sulawesi Tengah juga menyatakan komitmennya untuk terus mendampingi Pemerintah Kabupaten Buol selama proses pemulihan, termasuk memfasilitasi penyediaan tenda darurat dan hunian sementara bagi warga terdampak.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buol, Moh. Kachfi Mardjuni, S.Pi., mengatakan tim gabungan bersama instansi terkait masih terus melakukan asesmen dan verifikasi kerusakan di lapangan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh warga terdampak terdata secara menyeluruh dan memperoleh penanganan sesuai ketentuan yang berlaku.

Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Buol dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, diharapkan proses penanganan darurat, rehabilitasi, hingga rekonstruksi pascagempa dapat berjalan lebih cepat dan efektif sehingga masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas secara aman dan normal. (Humas Pemda Buol)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *